Santa Caterina del Sasso

Italia, negara ribuan gerja, dan bangunan bersejarah. Tinggal di Italia atau sekedar jalan-jalan memang harus menyempatkan diri melihat keindahan bangunan tuanya. Italia bukan hanya Roma dan Milan, dua kota metropolitan yang menjadi target wisata turis Indonesia. Ratusan kota kecil lainnya sangat layak dikunjungi. Lupakan tour guide dan peta anda. GET LOST IN PARADISE!

Beberapa bulan yang lalu saya iseng menemukan foto – foto instagram pertapaan suster biara di Varese. Whaaat? Sedikit kaget karena saya tinggal di provinsi yang sama dan si suami tidak pernah menyinggung tempat ini. Pffftt… selalu sama kejadiannya, tuis atau orang asing lebih paham tentang tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi.

Anyway, kami akhirnya mengunjungi tempat tersebut, yang ternyata memang benar dugaan saya, semua pengunjungnya adalah orang asing. Dari bahasanya nya saya bisa simpulkan jika banyak warga Swiss, Jerman bahkan Spanyol.

danau Maggoire

danau Maggoire

Sejarah berdirinya biara ini bisa dibilang cukup menarik, didirikan oleh Alberto Besozzi pada abad ke 12M. Besozzi adalah pedagang lokal yang selamat setelah kapalnya terbalik di danau Maggiore, Varese. Sebagai ucapan syukur, Besozzi membangun sebuah gerja di tebing di pinggir danau dan menajalankan hidup sebagai pertapa. Gereja ini ditujukkan kepada Santa Caterina dari Mesir yang dia anggap sebagai orang kudus pelindungnya.

Monastery, Saint Caterina del Sasso, Varese, Italia

Monastery, Saint Caterina del Sasso, Varese, Italia

piece of paradise

piece of paradise

Ketika anda sampai, anda akan disambut tangga yg cukup panjang menyusuri tebing, anda akan melihat danau Maggiore yang dimiliki dua negara; Italia dan Switzerland. Dari sini anda juga bisa menikmati megahnya pegunungan Alpen. Siapkan kamera terbaik untuk mengabadikannya! Jika anda merasa tidak sanggup berjalan menyusuri tangga, jangan kawatir, ada elevator atau lift, hanya dengan membayar beberapa cent wuzz.. niscaya anda akan sampai di tujuan dalam hitungan detik ..hehe..tapi biasanya hanya orang tua seumuran kakek nenek kita yang memanfaatkan fasilitas ini 😀

St. Caterina del Sasso

Lorong menuju bagian lain dari monastery

Lorong menuju bagian lain dari monastery

Oya, ini adalah website resmi tempat ini http://www.santacaterinadelsasso.com/ siapa tahu anda ingin mendapatkan info lebih lengkap. 🙂

Disini tidak ada tiket masuk untuk pengunjung (yaiyalah, namanya juga gereja). Diujung lorong (foto diatas), para suster biara menjual merchandise khas St. Caterina del Sasso, lumayan untuk sekedar kenang-kenangan atau oleh-oleh. Mostly, yang mereka jual adalah pernak-pernik keagamaan mulai dari Rosario, salib,dll. Saya sih, memborong madu dari beberapa macam bunga, sabun mandi, permen dan kartupos, yang semuanya (kecuali kartupos) adalah handmade para suster biara.

Tempat tinggal para suster biara

Tempat tinggal para suster biara

Yang menarik lainnya, ada bangunan raksasa tepat disebelah tebing  berbatu yang ternyata alat penghancur buah zaitun. Bisalahh jadi objek foto selanjutnya.

alat penghancur buah zaitun

alat penghancur buah zaitun

Nah, bagian dalam gereja nya pun tidak kalah cantiknya, penuh ornamen-ornamen dan lukisan-lukisan yang berumur ratusan tahun.

st caterina del sasso

Gereja St. Caterina del Sasso

Gereja St. Caterina del Sasso

Oke.. selamat jalan-jalan, saya akan update tempat-tempat menarik lainnya, segera 🙂

Advertisements