The Adventure; Santuario nuragico di Santa Cristina

Sardinia Island

Few weeks ago we went to Sardegna Island, also known as Sardinia (in English), Sardinien (in German language). Sardinia: pulau terbesar ke dua di Laut Mediterranean setelah Sisilia. Pulau yang satu ini harus dikunjungi karena penuh dengan pantai-pantai cantik, situs-situs bangunan bersejarah dan pemandangan alam yang bear-benar breath taking.

Italia bukan hanya Roma, Milan, Venezia. Banyak turis Indonesia yang tidak cukup ngeh tentang keberadaan pulau ini. Pulau favorite penduduk Eropa untuk menghabiskan musim panas. Terutama German Tourists 😉

Kami (saya dan suami) kesana di tengah-tengah musim gugur (lupa pastinya hihi) and it’s hard to believe that it was still summer there. Kami mulai petualangan mengendarai camper/rumah mobil dari Varese, kota diujung utara Italia (yang selalu dirundung mendung, hujan dan kabut semacam Bogornya Italia),menuju pelabuhan Bologna naik Ferri ke Pulau Sardinia.

Allora, sudah cukup pidatonya. Saya mau berbagi cerita tentang salah satu situs purbakala yang paling berkesan buat saya karena sedikit aneh, misterius dan bernuansa spriritual.

Namanya Santuario Nuragico di Santa Cristina. Terletak di kota Paulilatino propinsi Oristano. Nuragico atau Nuraghe adalah bangunan peninggalan Megalitikum yang ditemukan di Sardinia, dibangun pada 1900 – 730 SM oleh bangsa Nurage. Bangunan megalitik ini tersebar di Pulau Sardinia, ada sekitar 7000 Nuraghi yang sudah ditemukan dan diperkirakan jumlah ini baru setengahnya.

NURAGHE

NURAGHE

Anyway kalau teman-teman bertanya apa hubungannya Nuraghe dengan Santa Cristina? Menurut mitos, Santa Cristina yang hidup (kalau ga salah) disekitar tahun 900 M pernah menginjakkan kaki disitu, ada mitos lain yang menyebut  bahwa St. Cristina pernah membuat mujizat di situ. Entahlah.. kabar burung ratusan tahun ini tidak bisa dipastikan kebenarannya.

photo credit; Tripadvisor

Sebagian dari Santuario Nuragico di St.Cristina nampak dari atas. Photo credit; Tripadvisor

Yang paling menarik dari situs ini adalah bangunan kanan atas, bernama Pozzo Sacro (dalam bahasa Italia) atau Sumur Suci. Ada beberapa teori mengenai fungsi sumur ini, salah satunya menyebut bahwa Pozzo Sacro digunakan untuk menganalisa astronomi, ada juga yang menyebut bahwa sumur ini adalah tempat penyembahan semacam kuil.

Tangga ke dalam sumur

Tangga ke dalam sumur

Jika kita menuruni tangga segera terlihat air menggenang kurang lebih 50cm. Air tersebut memiliki ketinggian sama sepanjang taun. The strangest part is… airnya mengandung energi yang orang awam semacam saya bisa rasakan. Ada getaran-getaran seperti listrik jika kita sentuh. Menurut info yang kami terima, banyak penduduk lokal yang menggunakannya untuk menambah energi diri. Mirip seperti handphone dan chargernya. LOL.

Nuraghe

Nuraghe

Santuario Nuragico di St. Cristina sendiri dipercaya sebagai pedesaan bangsa Nuraghe. Ada banyak nuraghi (bentuk plural dalam bahasa Italia) tersebar disini, diantara pepohonan zaitun rindang yang berusia ratusan hingga ribuan tahun.

Ditempat yang sama kita juga bisa mengunjungi gereja kuno yang dikelilingi rumah-rumah mungil. Menurut saya agak mirip Mexico.

Santuario Nuragico di St. Cristina

Santuario Nuragico di St. Cristina

 Oya, ada tiket masuknya kurleb 5€ per orang, disediakan travel guide juga. Biasanya travel guide disini mampu beberapa bahasa seperti bahasa Perancis, Jerman dan Inggris. 

Cerita tentang petualangan Sardegna to be continued .. segera setelah transfer foto dari kamera selesai, saya akan posting tempat-tempat seru lainnya.

Advertisements